Human Resource Management (HRM)/ Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut Garry Dessler adalah kebijakan dan praktek menentukan aspek manusia atau sumber daya manusia dalam posisi manajemen dalam proses
memperoleh, melatih, menilai dan memberikan kompensasi kepada karyawan,
memperhatikan hubungan kerja mereka, kesehatan, keamanan dan masalah
keadilan.[1] Sedangkan menurut pendapat John M. Ivancevich bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia yang secara khusus diisi dengan program yang bersangkutan dengan orang – karyawan yang
dilakukan dalam fungsi organisasi yang paling efektif memfasilitasi
penggunaan orang (karyawan) untuk mencapai tujuan organisasi dan
individu.[2]
Human Capital Management (HCM) menurut Chatzkel adalah
merupakan upaya untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan manusia
untuk mencapai tingkat signifikan yang lebih tinggi secara kinerjanya[3]. Sedangkan menurut Kearns bahwa Human Capital Management adalah menciptakan nilai melalui orang dan merupakan filosofi pembangunan manusia.[4]
Sehingga dari penjelasan pengertian tersebut diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa persamaan dari Human Resource Management (HRM) dengan Human Capital Management (HCM) adalah Human Resource Management dan Human Capital Management
sama-sama untuk mengatur semua aspek dari manusia/karyawan sebuah
perusahaan dengan mengunakan fungsi-fungsi manajemen. HCM & HRM
sistem menyediakan berbagai fungsi dan kemampuan untuk mengelola SDM
busines proses otomatis, dan memberikan satu sumber informasi bagi
karyawan. Kontemporer HCM & HRM sistem penutup pegawai administrasi,
kerja management, rekrutmen, talent management, pelatihan dan
pengembangan, manfaat, kompensasi & payroll, waktu & kehadiran,
biaya manajemen, manajemen kinerja, kesehatan & keselamatan, dan
lainnya yang berhubungan dengan proses bisnis.
b) Perbedaan Human Resource Management (HRM) dengan Human Capital Management (HCM)
Perbedaan Human Resource Management (HRM) dengan Human Capital Management (HCM) menurut Gunawan Tjokro adalah sebagai berikut:
1) Perbedaan
dari segi paradigma yaitu HCM memandang SDM (Sumber Daya Manusia)
sebagai sumber kunci organisasi, sementara HRM mamandang SDM hanya
sebagai sumber daya pendukung.
2) HCM
menfokuskan diri dalam langkah-langkah strategis untuk memaksimalkan
talenta guna menciptakan nilai (creating value) untuk dapat mengarahkan
dan mengakselerasi strategi bisnis sedangkan HRM berfokus pada pada
menambah nilai (add value) dengan memastikan bahwa pengelolaan SDM
mendukung pelaksanaan strategi bisnis.
3) Dari
segi pengukuran efektivitas kontrubisi SDM terhadap pencapaian
organisasi. HCM memandang penting sekali diketahui tingkat efektivitas
pengelolaan human capital dalam pencapaian organisasi. Mengingat dari
hasil pengukuran ini akan ditentukan arah strategi HCM organisasi.
Karenanya pengembangan measurement tools dalam HCM menjadi
penting. Bila dibandingkan dengan HRM, pengukuran kontrubisi tersebut
diatas sebenarnya sudah ada tetapi tidak sekuat di HCM [5].
Sedangkan menurut Andrew Mayo, Professor of Human Capital Management dari Middlesex University, memberikan gambaran perbedaan antara Human Resources Management (HRM) dengan Human Capital Management (HCM) adalah berbeda pada penekanan dari “The value of people and what they produce” (Nilai manusia dan apa yang mereka hasilkan) dibandingkan dengan fokus dari Fungsi Human Resources itu sendiri. Fokus HCM Menilai dampak dari praktek People Management dan kontribusinya pada ukuran garis batas terendah dari performa kinerjanya[6]. Lain lagi menurut Kearns bahwa HCM adalah menciptakan Nilai seseorang dan tidak merupakan overhead, sedangkan di HRM dimana orang-orang diangap signifikan sebagai biaya dan harus dikelola.[7]
Dari beberapa difinisi dari para ahli tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan Human Resource Management (HRM) dengan Human Capital Management (HCM) adalah
HCM memandang SDM sebagai sumber kunci organisasi, dan orang dengan
mengunakan strategi dengan alat ukur untuk menciptakan nilai (creating value) sehingga dapat mengarahkan dan mengakselerasi strategi bisnis dan
tidak mengangap manusia sebagai biaya sedangkan HCM memandang SDM
sebagai sebagai sumber pendukung dari suatu organisasi dan orang
dianggap sebagai biaya dan harus dikelola dengan strategi beserta alat
ukur yang sudah ada sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar